Menurut Melki, pada awalnya, banyak yang meragukan kemampuan berbicara Gibran, yang sebelumnya lebih cenderung diam dan jarang merespon.

“Namun, dalam debat ini, Gibran mampu memberikan jawaban yang singkat, padat, dan jelas, serta menyampaikan gagasan-gagasan besar yang dapat dijalankan dengan mudah,” bebernya bangga.

“Mas Gibran menimbulkan respon positif dari publik luas, memberikan kesan bahwa pemilihan pasangan calon nomor urut 2 merupakan pilihan yang sangat tepat,” kata Melkiades.

Melki menambahkan, Gibran juga berhasil menunjukkan bahwa ia fokus mewakili segmen anak muda dan kaum milenial.

Pemaparan gagasannya tentang Indonesia emas di masa depan disampaikan dengan baik, mudah dipahami, dan sesuai dengan visi misi yang diusung.

“Mas Gibran sangat cerdas menjelaskan mimpi-mimpi anak muda, memberikan pesan yang sulit disampaikan oleh kelompok lain,” sambung Melki.

Kelebihan lain yang disoroti Melki adalah kesantunan Gibran dalam debat.

Ia terlihat tahu diri sebagai seorang junior yang menghormati para senior, termasuk Prabowo Subianto yang memberikan jalan baginya menjadi cawapres, Mahfud MD, dan Muhaimin Iskandar yang adalah lawannya.