“Sedangkan yang digunakan oleh Bank NTT saat ini adalah R19. Untuk R19 ini memang ada beberapa fitur-fitur yang tidak dimiliki di R12. Oleh sebab itu, kita meminta Bank Jambi untuk upgrade sistem agar lebih mumpuni dan lebih mengakomodir transaksi-transaksi yang saat ini sedang terjadi. Lagi pula versi terbaru ini juga sebenarnya lebih mendukung dari sisi operasional dengan sistem dan fitur yang sangat terbaru itu,” pungkas Marcelino Tanzil.
Usai pembukaan, kegiatan studi banding dilanjutkan dengan diskusi antara tim BPD Jambi bersama sejumlah Pimpinan Divisi Bank NTT. (*)
Halaman







Tinggalkan Balasan