Ia berharap ke depan pihak kampus dalam hal ini Undana juga dilibatkan dalam implementasi teknologi Wolbachia, untuk mengukur tingkat keberhasilan penerapan teknologi tersebut.

Terima kash kota Kuoang sdah.jadi pilot project. Data yg jta lhat di Jogja trun drastis.

“Saya minta ajak Undana, untuk mendampingi riset ini. Jadi ini pilot projectnya, sehingga ada data sebelum implementasi, implementasi, dan setelah diimplementasi,” ujar Budi Gunawan.

Sementara Penjabat Wali Kota Kupang Fahrensy Funay menyambut baik implementasi Wolbachia di Kota Kupang.

Menurutnya, kasus DBD di Kota Kupang pada tahun 2022 mencapai 187 kasus, dengan 2 kasus kematian.

Untuk mengatasi demam berdarah, pemerintah Kota Kupang telah melakukan langkah-langkah pemberantasan dengan menerapkan 4M, serta berbagai macam cara untuk upaya pencegahan DBD.

Ia menjelaskan, saat ini Kota Kupang sudah dilengkapi 8 rumah sakit tipe C, 3 rumah sakti tipe D, 12 Puskesmas, dan 40 Puskesmas pembantu untuk mengatasi demam berdarah.

Penjabat Wali Kota Kupang Fahrensy Funay menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan kesehatan di Kota Kupang.