Sehingga, gerakan kumpul sampah yang digagas oleh HIPMI Kota Kupang memiliki multiplier effect, yakni dukungan terhadap para pelaku UMKM.
“Ketika ada orang lain melihat ini, maka minimal menggerakan hati mereka untuk tidak lagi buat sampah sembarang. Kami bersyukur ada begitu banyak masyarakat yang mendukung gerakan ini,” tegasnya.
Ketua Umum HIPMI Kota Kupang Yusak Benu menambahkan, gerakan kumpul sampah dapat makanan gratis ini akan dilaksanakan setiap minggu, karena sudah menjadi agenda yang rutin.
Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh menyatakan, gerakan yang dilakukan oleh HIPMI Kota Kupang merupakan bentuk akselerasi terhadap pembangunan kesadaran masyarakat, untuk mengendalikan sampah dari rumah tangga.
“Ada multiplier effect bahwa UMKM-UMKM ini digerakan. Karena itulah tujuan yang selalu disampaikan Gubernur NTT Bapak Viktor Laiskodat, bahwa kita harus membangun ekonomi kerakyatan harus lebih serius,” kata George Hadjoh.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Kupang untuk mengendalikan sampah mulai dari rumah tangga masing-masing.





Tinggalkan Balasan