Ia menjelaskan, semoga dengan pertemuan tersebut, ke depan hal-hal seperti perseteruan itu tidak terjadi lagi.

“Ini juga refleksi bagi seorang pemimpin di Kota ini. Kalau filosofi saya, lebih baik saudara saya menampar, daripada musuh yang mencium. Ini hikmat yang kita ambil,” jelasnya.

Paman Sam meminta kepada Pj. Wali Kota Kupang George Hadjoh untuk membangun komunikasi dengan warga yang menyampaikan masukan dan kritik, hingga terjadi konflik belum lama ini.

“Saya minta Pak George, ini adik-adik saudara kita. Kalau ada apa-apa, silahkan kontak mereka dan buka diri,” ungkapnya.

Ia menegaskan, perseteruan antara warga dan Pj Wali Kota Kupang George Hadjoh terjadi karena miskomunkasi. Sehingga kedua belah pihak diminta untuk membuka diri dan membangun komunikasi untuk mengakhiri konflik tersebut.

“Kita tidak ingin seperti itu lagi. Mari kita rangkul semua, sehingga aspirasi masyarakat bisa terjawab dengan baik,” pungkasnya.

Hapris Kolimon sebagai Koordinator Forum Masyarakat Peduli Kota Kupang (FMPKK) mengatakan, aksi yang dilakukan beberapa waktu yang lalu adalah bentuk kecintaan mereka sebagai warga Kota Kupang terhadap Pj Wali Kota Kupang.