“Prinsipnya adalah sebagai lembaga pendidikan Unwira dan Yapenkar sangat siap mengembalikan dana bantuan itu jika sumbernya ternyata dari hasil korupsi,” tegas Master Komunikasi jebolan Unpad Bandung ini.
Dia juga mengatakan, Unwira hanya berharap agar pemberitaan dan informasi ke publik itu berimbang agar pemahaman publik itu menjadi lengkap dan benar tentang latar belakang masalah dan duduk soal kasus ini. “Sebab, bantuan pribadi itu diberikan Menteri Jhonny ketika sang menteri datang ke Kupang untuk hadir dalam beberapa kunjungan kerja atau urusan dinas saat itu,” katanya.
Dia menandaskan lagi, “Ketika itu, Menteri Jhoni ternyata mau menyempatkan diri datang ke Unwira untuk meresmikan Gedung Rektorat dan Aula St Maria Immaculata Unwira yang baru selesai dibangun dan mulai digunakan para dosen dan mahasiswa. Gedung-gedung yang diresmikan ini dibangun dengan dana mandiri dari Yapenkar. Dana yang diambil dari kas Yayasan. Bukan dana dari pihak luar. Karena itu, sebagai Universitas besar, sejak lama sudah sangat mandiri, dan sudah sangat mampu menyiapkan fasilitas-fasilitas perkuliahan modern bagi para mahasiswanya”.
Untuk itu, menurut Rajamuda, Unwira tidak ingin menutup fakta-fakta sesungguhnya terkait kasus ini. Karena posisi Unwira saat itu hanya mengundang Menteri Jhonny untuk peresmian gedung dan tidak pernah tahu bahwa bantuan pribadi sang menteri yang diberikan saat sang Menteri memberi sambutan, di kemudian hari, ternyata dikaitkan dengan kasus korupsi BTS kominfo ini.
“Jadi, sekali lagi, sebagai Universitas swasta terbaik di NTT, yang selalu menjunjung tinggi transparansi dan nilai-nilai kejujuran dalam tata kelola pemerintahan dan lembaga, Unwira dan Yapenkar dengan terbuka menyatakan siap mengembalikan dana sumbangan pribadi Menteri Jhoni itu jika nanti diminta,” tandas Putra Lamalera, Lembata ini.
Selain itu, jelas Rajamuda, Yapenkar dan Unwira memahami bahwa adalah wajar ketika media tertentu mengaitkan Unwira dengan kasus Menteri Jhonny ini sebab kasus ini sedang viral sebagai issu politik dan hukum.







Tinggalkan Balasan