Dia menyebut, dalam 2 bulan terakhir warga NTT menerima berbagai informasi tentang Frans Aba Gubernur NTT 2024. Isu ini telah menjadi judul yang diterima oleh masyarakat NTT.

Masyarakat ingin, NTT menjadi daerah yang maju, karena saat ini NTT dikenal sebagai provinsi yang memiliki daerah yang tergolong dalam kemiskinan ekstrim.

NTT juga punya Stunting yang masih cukup tinggi, NTT punya indeks pembangunan SDM yang rendah, infrastruktur yang masih buruk, serta tingkat korupsi yang sangat tinggi.

“Berdasarkan data-data kuantitatif ingin saya katakan bahwa harus ada proses percepatan yang harus kita lakukan. Kita memiliki kemampuan dan keunggulan komparatif di sisi pertanian sebanyak 29 persen, maka lokus pembicaraan kita pada sisi pertanian, dengan cara proses percepatan dari sisi industri manufaktur,” ungkapnya.

Ke depan, pembangunan sektor pertanian NTT harus berbasis industri, di mana sektor pertanian juga harus menjadi pendukung bagi peternakan.

“Kalau berbicara pertanian secara keseluruhan, misalnya dalam lokus peternakan, maka kita stop membicarakan tentang peternakan. Tapi yang harus kita bicara dan lokus menjadi hak dan sentral adalah pakan. Karena kalau kita bicara dan menyelesaikan pakan ternak itu, maka kita bisa menghasilkan kualitas peternakan, selain kuantitas,” ungkap Frans Aba, dan menambahkan, begitu juga dari sisi tanaman khususnya pangan, ke depan harus lokusnya adalah pupuk dan bibit.