Selain itu, kata Zudan, KORPRI juga terus mendorong digitalisasi pelayanan publik, digitalisasi birokrasi, dimana ASN bisa bekerja dari manapun dan memperbaiki kecepatan dan kualitas pelayanan. Karena bagaimanapun, sambungnya, sebagian kekuasaan dan pengelolaan negara berada di ujung jari ASN.
“Kalau ASN berkualitas hebat, maka tata kelola Negara juga akan hebat, demikian juga sebaliknya,” imbuhnya.
Program lain yang tidak boleh dilupakan, lanjut Prof Zudan, adalah program penguatan karakter sesuai dengan ideologi Negara, apalagi menghadapi tahun politik 2024, dimana ASN akan ditarik ke kiri-kanan, dan selalu dianggap berpihak kepada penguasa, padahal sunnatullah ASN adalah netral.
“Siapapun presidennya ASN tetap anggota KORPRI, netralitas ASN betul-betul sangat diharapkan di tahun politik,” tegas Ketum Korpri 2 priode ini.
Sementara itu, Kepala BKKBN, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), mengapresiasi program-program nasional KORPRI, berupa kegiatan olahraga, MTQ dan umrah, yang menunjukkan adanya keseimbangan antara fisik dan spritualitas. Karena sebagai Abdi Negara harus meningkatkan kualitas kinerja dan karakter yang positif.





Tinggalkan Balasan