“Kita hari ini mengenakan kain tenun dari berbagai daerah. Kain tentun itu fisiknya karya budaya. Ketika karya budaya ini dipublikasikan dengan intelektual kita, dengan rasa kita, itulah sebetulnya karya budaya. Terima kasih adik Kekson yang sudah menonjolkan ini,” pungkas Cosmas Lana. (*)