Melewati puncak mudik hingga Lebaran, para pelanggan Lintasarta yang sebagian besar dari sektor business to business (B2B) diharuskan sigap dalam menghadapi lonjakan trafik dari masyarakat. Lonjakan ini utamanya dihadapi oleh berbagai sektor penting seperti sektor perhubungan, perbankan, kesehatan, dan sektor esensial lainnya.

“Sebelum memasuki Lebaran, Kementerian Perhubungan telah memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 jt pada tahun 2022 menjadi 123,8 juta pada tahun 2023 atau meningkat 44,8 persen. Tentunya, lonjakan ini perlu didukung dengan kualitas infrastruktur jaringan yang andal demi memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik serta industri-industri esensial yang masih beroperasi,” lanjut Triharry.

Dalam menghadapi lonjakan trafik, Lintasarta mengutamakan high availability service dan dukungan pelayanan kepada pelanggan melalui layanan operasional 24/7 secara nasional melalui single identity number (contact center) 14052, serta kesiapan dukungan operasional yang tersebar di sekitar 235 kota di seluruh Indonesia.