Maka dengan demikian, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap anak-anak difabel, Bank NTT telah menyediakan satu unit layanan perbankan 24 jam dalam bentuk mesin ATM khusus untuk difabel yang bertempat di halaman Kantor Bupati Manggarai.

“Kami telah menyediakan satu unit mesin ATM untuk belajar atau melakukan transaksi-transaksi sesuai dengan kebutuhan, dan muda-mudahan bisa dipergunakan dengan baik,” ungkapnya.

Mewakili Yayasan SLB Karya Murni Ruteng, Suster Christine Pasaribu menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Direktur Utama Bank NTT dan Pemda Manggarai yang telah peduli dengan lembaga itu, sehingga mereka bisa dan melihat langsung kondisi di lembaga Karya Murni Ruteng.

“Puji syukur dan terima kasih, kami merasa bahagia dan senang, jadi inilah lokasi, tempat kami berkarya,” ungkap Suster Crishtine.

Ia mengatakan, saat ini anak-anak bisa berbicara atau berkomunikasi karena dilatih oleh para guru dan suster. Sebab visi yang selama ini diusung adalah “Hormatilah mereka, sebab mereka adalah gambaran Allah yang sama dan sederajat dengan kita”.