Usai diterima secara adat, Juri Stenly Boymau diajak masuk dan melihat dari dekat meja-meja besar yang dipenuhi  aneka kue dan makanan ringan serta minuman sehat yang diproduksi baik oleh SMKS Katholik St Pius X Insana maupun pelaku UMKM lainnya. Juga ada bawang merah bersiung besar, hasil kebun petani desa. Mereka pun memajang sejumlah manekin yang dibaluti pakaian wanita yang dimodifikasi dalam berbagai bentuk. Tak hanya itu, banyak tenunan berupa selimut dan selendang.

Dalam diskusi, Camat Insana, Alex Tabesi mengucapkan terimakasih kepada Bank NTT yang sudah memilih salah satu desa di Insana sebagai peserta Festival Bank NTT. Diakui, kehadiran  Bank NTT disana sangat membantu. Tidak saja masyarakat dimudahkan untuk permodalan dalam usaha melainkan juga pemasaran.

Dirinya berharap dengan kehadiran Bank NTT, kehidupan ekonomi masyarakat akan berubah. Apalagi ada terobosan yang dilakukan olehnya, yakni tahun ini menjadikan tiga desa sebagai pilot project pelaksanaan gerakan menabung sejak usia dini. Yakni seluruh bayi yang berusia nol bulan, diwajibkan memiliki tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) Bank NTT. Mekanisme penyetorannya adalah, setiap bulan disetor pada waktu perkunjungan ke Posyandu. Nilai tabungannya pun bervariasi. Dan ada pegawai Bank NTT yang menjemput setiap bulan sekali saat Posyandu. Tiga desa lainnya segera menyusul.