Treasury BPD Talk 2022 bukan saja sebagai ajang silahturahmi tetapi membuka kolaborasi dalam bidang treasury demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah masing masing.

Pada kesempatan itu, Direktur Operasional Asbanda Subekti Heryanto memaparkan, kinerja BPD terlihat semakin baik hingga Maret 2022.

Menurutnya, total aset BPD seluruh Indonesia mencapai Rp884,79 triliun atau naik 9,8 persen secara year-on-year. Hal itu diikuti dana pihak ketiga, kredit, dan laba yang juga meningkat secara year-on-year.

“Termasuk memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah selaku pemilik BPD dan ke pada masyarakat,” ujar Subekti.

Dalam acara tersebut dilaksanakan pula penandatanganan Global Master Repurchase Agreement (GMRA) oleh Bank NTT dan Bank Jatim.

GMRA merupakan Dokumen Perjanjian untuk transaksi Repo – Reverse Repo. Dengan adanya GMRA ini dapat mendukung diversifikasi transaksi Bank NTT dan Bank Jatim tidak hanya Call Money tetapi juga repo – reverse repo.

Juga menjadi lebih aman ketika bertransaksi dalam situasi uncertainty.