Di Labuan Bajo, Dirut Bank Sumsel Babel diterima Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Kepatutan, Christofel Adoe. Ikut hadir, Komisaris Utama, Juvenile Jodjana.  Dalam diskusi, mereka banyak bertukar pikiran mengenai upaya digitalisasi UMKM serta berbagai terobosan lainnya dari Bank NTT untuk digitalisasi sistem keuangan daerah.

Di sini Bank NTT hadir dengan layanan pembayaran sembilan pajak daerah secara online sehingga berhasil mengurangi kebocoran. Ini ditandai dengan adanya perbedaan jumlah laporan pajak dari sistem manual ke digital.

Seusai pertemuan, Direktur Utama BPD Sumsel Babel Achmad Syamsudin kepada Humas menegaskan bahwa pihaknya sangat tertarik dengan berbagai inovasi dari Bank NTT.

“Saya sangat banyak belajar, terkait UMKM. Tentunya ini dari ilmu saat sharing dengan kami. Dan saya juga belajar tentang digital banking yang dilaksanakan oleh Bank NTT. Kedua, saya berterimakasih telah banyak bersilaturahim dengan Pak Harry (Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho) dan teman-teman di Bank NTT,” tegasnya sembari berharap, “Semoga silaturahim ini terus berjalan dan terus kita bersinergi ke depan, sinergi yang kita lakukan adalah dalam banyak hal.” Pihaknya pun mengundang tim dari Bank  NTT untuk menjumpai mereka di Palembang agar bisa bertukar pikiran mengenai inovasi mereka.