Kupang, KN – Sebuah rekor MURI dipecahkan dari kolaborsi sukses antara Bank Indonesia, Bank NTT dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Rekor ini dicatatkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan nomor 10416. Adapun rekor dunia yang dipecahkan yakni ‘Pagelaran Tari Te’o Renda oleh Penari Terbanyak’
Berlangsung di lapangan upacara kantor bupati Rote Ndao, 8 Juli kemarin, pihak MURI yang diwakili oleh Yusuf Madri, sebagai salah satu pimpinan, menyerahkan piagam rekor itu disaksikan ribuan pasnag mata dari para undangan dan masyarakat Kabupaten Rote Ndao.
Hadir dari pihak Bank Indonesia, Kepala Kantor Pewakilan BI Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho dan Bupati Rote Ndao, Ny. Paulina Haning. Tidak hanya itu, pejabat dari Pemrov NTT juga ikut hadir dalam momentum yang membanggakan seluruh masyarakat Rote Ndao dan NTT itu.
Kepada media, pihak MURI mengurai alasan raihan rekor ini. Bahwa Tari Te’o Renda biasanya dilakukan secara kelompok untuk menyambut tamu atau pejabat, serta pada kegiatan-kegiatan suka cita sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih dan para leluhur di kalangan masyarakat.





Tinggalkan Balasan