Menurutnya, ketika Sam menghantarkan mobil, ia menyempaikan keluhannya bahwa mobil itu bau dikarenakan bekas ikan mentah, sehingga harus diberisihkan secara menyeluruh, terutama bagian jok, karpet dan dek mobil.

“Om Sam bilang mobilnya bau amis karena bekas bawa ikan mentah. Itu keluhan costumer waktu itu. Dan kalau keluhan seperti itu biasanya kami kerjakan paling lambat tiga hari,” jelasnya.

Ia menjelaskan, di bagian jok mobil Rush, pihaknya menemukan taburan kopi bubuk yang cukup banyak. Saat membuka karpet mobil, terdapat bercak atau flek yang menimbulkan bau yang sangat menyengat.

“Memang ada beberapa lokasi yang ditaburi kopi. Saat kami buka karpet, ada flek di bagian belakang, tengah, dan dibagian dek mobil. Itu sangat bau. Warnanya coklat cendrung kehitaman,” terang Daniel.

Meski mobilnya sudah dicuci berulang kali, kata dia, bau mobilnya tidak berubah. Aroma bangkai dan bau amis itu tetap tercium, sehingga pihaknya menawarkan untuk menggantikan karpet mobil itu.

“Mobil dicuci berulang kali baunya tetap menyengat. Akhirnya kita menyerah dan mengembalikan mobil itu dengan aroma seperti itu, dengan biaya sebesar Rp850 ribu. Sampai sekarang kami juga tidak tahu, karpetnya diganti atau tidak,” ungkapnya.