Selain itu, pihaknya juga sedang membangun ekonomi rakyat, dengan menyiapkan berbagai makanan lokal, yang berlokasi di lapangan Betun.
“Sekarang kami sedang geliatkan ekonomi rakyat. Jadi bapak dan mama yang ingin ke Malaka tidak susah cari makanan. Di situ kami siapkan makanan lokal seperti jagung bose dan menu lokal lain. Ini difokuskan untuk pelaku UMKM,” jelasnya.
Melalui kerja sama yang dibangun bersama Bank NTT, Pemda Malaka berharap dapat memasarkan semua komoditi, khususnya beras, dimana pada karung beras akan terpampang logo Pemda Malaka dan Bank NTT.
“Kami sedang mengurus beras Nona Malaka. Dan saat ini kami dorong kerja sama dengan Bank NTT di Malaka. Jadi tugas bank itu mendesain casing dan logo, sehingga tinggal kita implementasikan melalui MoU yang hari ini kita tanda tangani,” pungkasnya.
Sementara itu Dirut Bank NTT, Harry Aleksander Riwu Kaho, dalam sambutannya mengatakan, kinerja Bank NTT terus mengalami peningkatan yang luar biasa, meski Provinsi NTT masih dalam transisi dan transmisi pandemi Covid-19.





Tinggalkan Balasan