Lebih lanjut mantan ketua Fraksi Nasdem DPR itu menjelaskan, pemerintah terus mendorong peran optimal koperasi dalam pemberdayaan masyarakat.
“Ke depan pemerintah akan terus mendorong agar koperasi dapat berkembang secara luar biasa. Kita terus menginjeksi koperasi agar terlibat dalam sektor-sektor produksi. Bayangkan setahun, kita harus mengeluarkan uang sekitar Rp1 Triliun untuk datangkan pakan ternak. Begitupun untuk membeli kecap, uang keluar dari NTT kira-kira sekitar Rp 700 miliar per tahun. Bahkan telur ayam, tomat dan bawang masih kita datangkan dari luar. Koperasi dapat membuat perusahaan pakan ternak dan kecap karena kita punya bahan mentah dan sumber daya alam yang melimpah, pemerintah siap mendukung dengan regulasi. Uang sebanyak itu kalau beredar di NTT tentu akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Gubernur Viktor.
Gubernur Viktor juga mengajak koperasi terlibat dalam upaya pembudidayaan dan pengembangan bambu. Juga mendorong peningkatan produk-produk UMKM.





Tinggalkan Balasan