Gubernur NTT juga menyoroti kinerja Bupati Kabupaten Kupang, Korinus Masneno, yang dinilai kurang maksimal.
“Karena auditor BPK saat melakukan pemeriksaan, mereka justru minta ampun, sebab harus berjuang setengah mati untuk membuat pemeriksaan BPK yang baik di Kabupaten Kupang,” ungkap Gubernur Laiskodat menirukan pernyataan auditor BPK saat itu.
Meski demikian, Gubernur Laiskodat mengaku tidak sedang marah atau menaruh dendam pada Bupati Korinus. Ia hanya mengktitisi jabatan bupati yang tengah diemban oleh Korinus Masneno, bukan secara personal.
“Saya tidak sedang marah dia (Bupati Korinus, red), karena itu saudara saya. Wakilnya Jerry Manafe itu teman saya. Tetapi jujur, kita tidak bisa kerja seperti ini,” terangnya.
RKPD 2023 Fokus Stunting dan TJPS
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2023 tetap fokus menjalankan program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) dan terus berusaha menurunkan angka Stunting di Provinsi NTT.
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam sambutan mengatakan, untuk membangun NTT, dibutuhkan kerja keras dan kerja luar biasa, dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten dan pemerintah desa.
“Cara kerja untuk membawa provinsi ini bisa berkembang hebat, itu harus dikerjakan secara luar biasa. Karena jika perencanaan sehebat apapun, tetapi kerjanya tidak disiplin, maka daerah ini tidak akan maju,” jelas Gubernur Laiskodat.
Selama memimpin Provinsi NTT, Gubernur Laiskodat menilai, bahwa program Tanam Jagung Panen Sapi yang dicanangkan telah berjalan dan berhasil dengan baik. Karena seluruh faslitas dan modal telah disiapkan secara baik.
“Menurut catatan saya, program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) ini sudah berhasil sangat baik. Program ini luar biasa super. Jadi kalau gagal itu tolol namanya,” tegasnya.
Program TJPS, kata dia, artinya jagung ditanam, dan batangnya dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak. Karena kebiasaan orang NTT, setelah melakukan panen, batang jagungnya justru dibakar.
“Padahal batang jagung itu adalah pakan ternak terbaik untuk Kambing dan Sapi,” ungkap Gubernur Laiskodat.




Tinggalkan Balasan