7. Bank NTT meraih dua penghargaan dari kantor perwakilan Bank Indonesia karena mampu mengelola kas titipan secara luar biasa dan juga Bank NTT memberikan layanan pada masyarakat di daerah terpencil, yakni sebagai PJSP Bank Pendukung Implementasi ORIS Terbaik Tahun 2021 dan bank NTT kantor Cabang Khusus (KCK) sebagai bank penarik uang pecahan kecil terbanyak di NTT tahun 2021.

8. Bank NTT meraih penghargaan bergengsi dan prestisius “Indonesia Entreprise Risk Management Award(TIERMA) IV-2021 dan penghargaan yang sama dari economic review sebagai “The Big 6 Indonesia Enterprise Risk Management-IN-2021 dengan category Buku 2 nilai asset Rp15 Triliun -<Rp. 25 Triliun.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, penghargaan ini sama sekali tidak membuat pengurus dan seluruh staf Bank NTT terlena.

"Aresiasi tidak membuat kami terlena. Namun penghargaan yang diraih menjadi momentum untuk memacu serta memotivasi seluruh komponen di Bank NTT agar kinerja Bank NTT menjadi semakin baik ke depan," tegas Dirut Alex Riwu Kaho dalam Jumpa Pers bersama wartawan di Kupang, Kamis 30 Desember 2021.

Setelah meraih berbagai penghargaan bergengsi tersebut, Bank NTT akan menyiapkan diri untuk menjadi Bank Devisa pada tahun 2023.

Seluruh komponen Bank diharapkan untuk berjuang menjaga kondisi kesehatan Bank saat ini, agar misi besar menjadi Bank Devisa bisa terwujud pada tahun 2023 nanti.

Dalam kesempatan itu, selain Direktur Utama, hadir juga Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefan Messakh, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel S. M. Adoe, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Hilarius Minggu dan para Kepala Divisi Bank NTT. (*)