Bisnis  

Bank NTT Raih Sejumlah Penghargaan Bergengsi Selama Tahun 2021

Dari kiri ke kanan: Konsultan Humas Bank NTT Stenly Boymau, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel S. M. Adoe, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT Hilarius Minggu, Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho dan Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefan Messakh. (Foto: Ama Beding)

Kupang, KN – Kinerja PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) terus berkembang menjadi semakin baik dari waktu ke waktu.

Bank kebangaan masyarakat NTT itu mendapat apresiasi atas kerja cerdas dan inovasi-inovasi program yang telah dilakukan sepanjang tahun 2021.

Dalam acara Media Gathering Akhir Tahun 2021, Direksi memaparkan berbagai apresiasi dan penghargaan yang diterima oleh Bank NTT.

Total ada 8 penghargaan bergengsi yang diterima oleh Bank NTT sepanjang tahun 2021. Penghargaan ini berbanding lurus dengan tingkat kesehatan Bank, di mana pada Juni 2021 silam Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan Bank NTT naik kelas dari Bank Cukup Sehat menjadi Bank Sehat.

Adapun 8 penghargaan bergengsi yang diraih oleh Bank NTT antara lain:

1. Bank NTT mendapatkan Penghargaan dari Kementrian Keuangan, Kantor Perbendaharaan Pajak atas kontribusinya kepada Negara berupa “Wajib Pajak Berkontribusi Signifikan Tahun 2020” .

2. Bank NTT meraih sukses keberhasilan membawa bank NTT di Tahun 2021 masuk dalam Tingkat Keschatan bank pada peringkat 2 (PK-2).

3. OJK mengumumkan Bank NTT menjadi Bank Sehat. Pencapaian ini menjadi momentum bank untuk realisasi rencana strategis menjadi Bank Devisa. Rencana strategis menjadi Bank Devisa mulai dipersiapkan dalam tahun 2021 dengan target di tahun 2023 Bank NTT menjadi Bank Devisa.

4. Bank NTT meraih 4th the best Indonesia corporate secretary dan corporate communicanon award VI 2021 tanggal 11 Juni 2021.

5. Bank NTT meraih penghargaan dari Warta Ekonomi kategori BPD Buku 2 yaitu Very Good Financial Performance of Indonesia Best BPD 2021 dan Improving Community Engagement of the Utilization of Banking Services.

6. Bank NTT meraih 3 (tiga) kategori penghargaan dalam TOP BUMD Award 2021 dari Majalah TOP Business yaitu Gubernur NTT Bapak Viktor B. Laiskodat sebagai TOP Pembina BUMD 2021, PT Bank Pembangunan Daerah NTT sebagai TOP BUMD award 2021 dan meraih predikat sebagai BUMD BPD bintang 4 dan Direktur Utama Bank NTT sebagai TOP CEO BUMD 2021.

BACA JUGA:  Fantastis! Baru Lima Bulan, Be Ju BISA Bank NTT Catat Transaksi Rp16 Miliar

7. Bank NTT meraih dua penghargaan dari kantor perwakilan Bank Indonesia karena mampu mengelola kas titipan secara luar biasa dan juga Bank NTT memberikan layanan pada masyarakat di daerah terpencil, yakni sebagai PJSP Bank Pendukung Implementasi ORIS Terbaik Tahun 2021 dan bank NTT kantor Cabang Khusus (KCK) sebagai bank penarik uang pecahan kecil terbanyak di NTT tahun 2021.

8. Bank NTT meraih penghargaan bergengsi dan prestisius “Indonesia Entreprise Risk Management Award(TIERMA) IV-2021 dan penghargaan yang sama dari economic review sebagai “The Big 6 Indonesia Enterprise Risk Management-IN-2021 dengan category Buku 2 nilai asset Rp15 Triliun -<Rp. 25 Triliun.

Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan, penghargaan ini sama sekali tidak membuat pengurus dan seluruh staf Bank NTT terlena.

"Aresiasi tidak membuat kami terlena. Namun penghargaan yang diraih menjadi momentum untuk memacu serta memotivasi seluruh komponen di Bank NTT agar kinerja Bank NTT menjadi semakin baik ke depan," tegas Dirut Alex Riwu Kaho dalam Jumpa Pers bersama wartawan di Kupang, Kamis 30 Desember 2021.

Setelah meraih berbagai penghargaan bergengsi tersebut, Bank NTT akan menyiapkan diri untuk menjadi Bank Devisa pada tahun 2023.

Seluruh komponen Bank diharapkan untuk berjuang menjaga kondisi kesehatan Bank saat ini, agar misi besar menjadi Bank Devisa bisa terwujud pada tahun 2023 nanti.

Dalam kesempatan itu, selain Direktur Utama, hadir juga Direktur Kredit Bank NTT Paulus Stefan Messakh, Direktur Kepatuhan Bank NTT Christofel S. M. Adoe, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Hilarius Minggu dan para Kepala Divisi Bank NTT. (*)