Kupang, KN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT, akan menggelar turnamen kejuaraan tinju antar sasana, dalam rangka menyabut semarak Hari Ulang Tahun (HUT) NTT ke-63, yang jatuh pada tanggal 20 Desember 2021 mendatang.
Turnamen akan berlangsung sejak tanggal 15-19 Desember 2021, dan di ikuti oleh 350 atlet dari tiga Cabang Olahraga (Cabor) yang berbeda. Diantaranya, Taekwondo sebanyak 150 peserta, Tinju 137, dan Karate sebanyak 50 orang.
Ketua Panitia, Hermanson Balo, mengatakan, tujuan dari kegiatan yang diselenggarakan adalah untuk menumbuh kembangkan kemampuan para atlet muda NTT, karena kejuaraan yang digelar menggunakan batasan usia maksimal 22 tahun.
“Kita pakai batasan umur, supaya atlet muda kita sekarang ini bisa berkembang. Karena sumber daya kita banyak, sehingga atlet muda kita sulit untuk berkembang, karena selalu dipotong oleh para atlet tua,” ujar Hermanson, Rabu 15 Desember 2021.
Menurutnya, para atlet tua sebenarnya tidak lagi produktif dan masa jaya merekapun sudah selesai. Sehingga kemampuan atlet muda harus dikembangkan, karena salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah mempersiapkan para atlet menyambuat Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di NTT.
“Sehingga untuk menumbuh kembangkan mereka itu harus di mulai dari sekarang. Karena ending kita itu untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 nanti di NTT,” jelasnya.
Dia menjelaskan, pihaknya ingin kejuaraan tetap dilaksanakan agar masyarakat diluar NTT dapat mengetahui, bahwa pandemi COVID tidak menjadi penghambat dalam melaksanakan sebuah kegiatan atau turnamen.
“Jadi jangan buat seolah-olah karena COVID, sehingga semua kegiatan tidak bisa dilakukan. Kita kasihan juga anak-anak yang terus berlatih, tetapi sekarang menjadi malas karena tidak ada turnamen,” ungkapnya.
Ketua Petina Pemprov NTT, Samuel Haning, mengatakan, selain menyambut HUT ke-63 Pemprov NTT, pihaknya ingin memastikan bahwa para atlet muda NTT sudah siap menuju PON 2028 yang akan diselenggarakan di NTT.
“Karena itu sudah di cita-citakan oleh Wakil Gubernur NTT, Josef A. Nae Soi,” jelas Samuel Haning.







Tinggalkan Balasan