Kupang, KN – Ketua Umum Asosiasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI) Fikri El Aziz menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dalam Peluncuran Keputusan Menteri Parekraf RI Tentang Pedoman Desa Kreatif.

Sebagai Tuan Rumah yang menyelenggarakan acara tersebut ADKI merasa terhormat diberikan kepercayaan untuk melaunching Kepmen Menparekraf RI.

“Mewakili 125 Kepala Desa yang telah bergabung di Asosiasi Desa Kreatif Indonesia saya mengucapkan apresiasi kepada Menparekraf Sandiaga Uno, ini lebarannya Masyarakat Desa Kreatif.”

Program Desa Kreatif yang diinisiasi bersama ADKI, Kemenparekraf, & Kemendes PDTT RI, adalah Gerak Bersama dalam meningkatkan Ekonomi, khususnya bagi masyarakat desa.

“Hari ini 12.12, Desa Kreatif secara legitimasi sudah menjadi ketetapan yang legal, Menparekraf telah dengan baik menjalankan amanat presiden untuk membangun Ekonomi Indonesia dari Desa!” tambah Fikri.

Dalam Kepmen yang ditanda tangani Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, Desa Kreatif memiliki definisi sebuah kawasan yang terletak di wilayah administratif desa/ kelurahan yang masyarakatnya telah mengembangkan produk unggulan. 

Melalui satu atau lebih dari 17 subsektor ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah dan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi desa/ kelurahan.

Berdasarkan level pengembangannya, desa kreatif dibagi menjadi empat kategori yaitu inisiatif, produktif, inovatif dan berkelanjutan.

Adaupun peluncuran Desa Kreatif yang dilakukan di Condet, Jakarta Timur ini karena Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi Condet sebagai salah satu wilayah yang masih kental terhadap keasriannya mempertahankan budaya Betawi meski berada di tengah-tengah metropolitan.

“Condet ini spesial banget. Ini adalah satu kawasan yang betul-betul melestarikan budaya dan mendorong produk ekonomi kreatif walaupun mereka ada di tengah-tengah kota metropolitan,” kata Sandiaga dalam Sosialisasi Nasional Kepmen Desa Kreatif di Gedung Kesenian Condet, Minggu (12/12/2021).