Selain pesan inbox dari IU, keluarga juga mengungkapkan isi chat antara IU dan Astrid yang berisi nada ancaman serius kepada Astrid. Semua barang bukti itu diduga kuat menjadi motif pembunuhan Astrid dan Lael.

Jack Manafe menjelaskan, ketika Astrid dan Lael pergi meninggalkan rumah saat itu, pihaknya hanya berpikir bahwa, Astrid pergi ke rumahnya RB untuk menyelesikan persoalannya, tanpa menduga bahwa ia sudah masuk dalam jebakan yang sudah direncanakan para pelaku.

“Bukti-bukti ini yang menguatkan kami bahwa pembunuhan Astrid dan Lael sudah direncanakan, dan pasti melibatkan orang lain. Karena saksi yang diperiksa telah memberikan keterangan, dan penyidik tingkat Polsek sudah tahu. Tetapi kenapa penanganannya terkesan lambat,” tegasnya.

Jack Manafe mengatakan, usai menghabisi nyawa kedua korban, RB berhasil menipu sejumlah temannya untuk menggali lubang, dengan alasan mengubur seekor anjing ras besar milik bosnya, sehingga lubang yang digali harus memiliki ukuran yang besar.

Pada saat proses penggalian lubang, RB juga ikut terlibat, dimana sebelum kerabatnya tiba di lokasi, ia merupakan orang pertama yang tiba di TKP dan sedang menggali lubang tersebut.