Dia menjelaskan, tujuan dari pengaduan tersebut adalah agar pemilik akun Domi Klau Bria bisa membuktikan bagian mana dari tulisan dalam berita yang memprovokasi.

Kemudian, dalam komentar tersebut disebutkan wartawan cari duit. Yohanes minta pihak berwajib menghadirkan yang bersangkutan untuk menjelaskan maksud penyataannya.

“Kita tulis berita sesuai hasil investigasi kita di lapangan dan mengikuti kode etik jurnalistik. Kalau ada yang merasa diabaikan dalam pemberitaan silahkan gunakan jalur yang benar. Kita bukan anti kritik tapi tolong bedakan kritik dengan pelecehan yang membabi buta,” lanjutnya.

Pada Minggu, 31 Oktober, Yohanes mempublikasikan sebuah berita di Media Sakunar.com dengan Judul: “6 Tahun Ladang Diambil Untuk Tambak Garam, Petani Belum Tahu Akan Dapat Berapa”.

Berita tersebut merupakan sebuah karya jurnalistik sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Kemudian, link berita tersebut di-share Yohanes ke beberapa group Facebook termasuk group MALAKA MEMLIH 2021-2026 pada Senin, 01 November 2021 pagi.