“Sehingga usaha angkot kami alami perubahan, dimana penghasilan yang kami dapatkan, hanya bisa digunakan untuk mengisi BBM saja. Jadi kami tidak ada penghasilan,” tandasnya.

Anggota Komisi IV DPRD NTT Fraksi Partai PDIP, Vinsen Pata, yang menerima perwakikan massa aksi, mengatakan, sebagai DPRD NTT, pihaknya akan segera menerima dan melanjutkan semua aspirasi yang disampaikan.

“Aspirasinya kita sudah terima, dan akan dilanjutkan ke pemerintah. Kita juga akan membahasnya pada sidang paripurna nanti,” jelas Vinsen Pata. (*)