Hadiah juga diberikan kepada para pelatih, di mana pelatih akan mendapatkan setengah bagian dari total hadiah yang diperoleh atlet.

Sementara untuk atlet yang tidak meraih medali akan mendapatkan uang sejumlah Rp50 Juta.

“Sebagai Gubernur, saya melihat dan merasa bangga. Tapi kita jangan hanya senang menangkan emas. Penghormatan kita terhadap atlet yang memenangkan medali, itu karena proses, disiplin, dan konistensi yang ditunjukan. Itu yang luar biasa. Semua tidak gampang,” ungkap Gubernur Viktor Laiskodat.

Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat mengawal dan mendukung kontingen NTT selama proses PON XX berlangsung.

“Saya menyampaikan terima kasih terhadap semua yang terlibat khususnya TNI dan POLRI yang telah mengawal para atlet. Terima kasih yang luar biasa. Kita doakan agar pretasi ini terus dipertahankan. Tetapi harus lebih baik dari saat ini,” tandasnya.

Sementara itu, Chief de Mision sekaligus Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi meminta para atlet untuk terus berjuang dan berlatih untuk mengikuti PON XXI tahun 2024 di Aceh.