Labuan Bajo, KN – Sungguh malang nasib Mario Gerat. Balita asal Kampung Warsawe, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT itu sudah 3 tahun hidup dalam keadaan lumpuh.
Di saat anak seusianya bermain bersama teman-teman mereka, Mario hanya bisa duduk lemas di atas kereta bayi miliknya. Ia tak bisa berdiri dan berjalan, bahkan untuk duduk pun tidak bisa.
Mario hanya menghabiskan hari-harinya di atas kereta bayi. Kereta tersebut merupakan bantuan yang diberikan oleh Yayasan Ani, sebagai alat bantu bagi Mario agar bisa duduk dan bergerak.
Sabtu 9 Oktober 2021, Koranntt.com mendapatkan informasi tentang keberadaan Mario, dan memutuskan untuk menemui bocah ini bersama orang tuanya di kediaman mereka.
Tiba di rumah, Mario yang didampingi sang ayah sedang duduk santai di kereta tuanya. Mereka menyambut kami penuh gembira. Tak disangka, Mario menyalami kami sambil menyebut namanya. Momen itu sungguh haru. Kami pun duduk dan disuguhi kopi.
Sambil seruput kopi, kami berbincang tentang kondisi Mario yang sudah 3 tahun lumpuh itu. Ayahnya Riko, menceritakan, proses persalinan anak keduanya itu dibantu seorang dukun.
Mario lahir dalam kondisi normal, tanpa ada kekurangan apapun. Satu minggu kemudian, suhu badan Mario naik drastis tidak seperti biasanya.
“Waktu itu, tepatnya satu minggu, badannya langsung panas semua,” ungkap Riko kepada media ini di kediammnya.
Melihat kondisi putranya itu, Riko mengaku sangat bingung. Di tengah kondisi ekonomi yang serba kekurangan, ia dan istri tidak bisa membawa Gerat ke fasilitas kesehatan. Mereka hanya terus melihat perkembangan sakit yang diderita Gerat.
Saat memasuki Minggu keempat, dengan terpaksa, ia bersama sang istri menghantar Mario ke Puskesmas Warsawe untuk diperiksa dokter.
“Jawaban dokter kala itu, kami hanya bisa berikan beberapa jenis obat saja, dan alangkah baiknya anak Ibu dan Bapak dibawa ke Rumah Sakit Siloam Labuan Bajo,” kata Riko.
Setelah mendengar jawaban sang dokter, Riko berusaha mencari jalan lain yakni ke dukun-dukun yang cukup terkenal menyembuhkan sakit seperti yang diderita putranya. Upaya itu terus dilakukan oleh sang ayah, namun tak membuahkan hasil.





Tinggalkan Balasan