Semua orang bisa bermain bola, bisa mengurus bola. Namun tidak semua orang bisa memperlakukan dan mengelola sepak bola dengan passion. Passion adalah gairah besar untuk mencapain tujuan. Passion juga adalah sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas tanpa paksaan, suatu bentuk panggilan dari alam bawah sadar seseorang. Orang yang memiliki passion sepak bola tidak berpikir cost and benefit (untung dan rugi) bila mengurus bola. Bahkan orang-orang semacam itu memberikan banyak pengorbanan: waktu, tenaga, fokus, jaringan, materi demi sepak bola.

Saya ingat ketika awal saya merintis dan mendirikan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Atambua, banyak orang bertanya mengapa harus buat SSB. Itu tidak mendatangkan profit, malah harus mengeluarkan banyak uang. Begitu juga ketika saya mengorganisir banyak even sepak bola atau mengirim anak-annak SSB dan akademi berlatih hingga ke luar negeri. Saya katakan, ini tidak bisa dijelaskan dengan logika. Hanya bisa dijelaskan dan dirasakan dengan logika cinta. Passion pada sepak bola memang menuntut pengorbanan.

3. Tadi bapak sudah jelaskan sedikit alasan mengapa Askab-Askab meminta bapak agar dicalonkan sebagai ketua. Bagaimana bapak menerjemakan aspirasi ini?

Saya menangkap harapan besar dari Askab-Askab yang meminta kesediaan saya itu adalah harapan terjadinya perubahan di manajemen dan orientasi Asprov PSSI NTT. Menjawab aspirasi itu, kami sudah menyiapkan visi dan misi perubahan sepak bola NTT. Ada 2 visi besar yakni:

1) Better character, better nation. Membangun sepak bola NTT yang terencana, terstruktur dan berkesinambungan sejak dari akar rumput. Ini semua demi pembentukan dan pematangan karakter bangsa.

2). Membangun Training Ground (one stop complex). Membangun training ground di NTT sebagai one stop complex, di mana di tempat ini semuanya terpadu: office, training facilities, dome, gymnastic, hall, swimming pool, mini stadium.

Dua visi ini ditunjang oleh beberapa misi utama, yakni:

· Mengembangkan tim Askab/Askot dan Klub di NTT yang konseptual Menghadirkan Coach Rahmad Darmawan pelatih Timnas dan pernah menangani klub-klub Liga 1 diantaranya Pelita Jaya, Persebaya, Persipura, Coah RD akan dikontrak jangka panjang menJadi Technical Advisor di segala level usia.