Menurutnya, bukan saja Sanggar Tari Lendo, tetapi beberapa kelompok pegiat seni di NTT juga mendapat perhatian yang sama dari Bank NTT.
“Prinsipnya kita mendukung mereka untuk kemajuan NTT yang lebih baik ke depan,” tandas Landu Praing.
Sementara Ketua Sanggar Tari Lendo, Bentofen Djo Bire menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT, yang telah memberikan perhatian lebih kepada mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bank NTT. Bantuan itu kita belum bisa putuskan digunakan untuk apa. Tetapi jika sudah sampai di tangan kami, kami akan duduk bersama dan memutuskan digunakan untuk apa,” ujar Bentofen kepada Koranntt.com.
Usai peresmian Lopo Di@ Bisa Bank NTT Tuamese dan penyerahan bantuan kepada Sanggar Tari Lendo, jajaran Direksi, Kepala Divisi dan Pimpinan Cabang Bank NTT meninjau, pembangunan gedung GMIT Klasis TTU.
Dalam kunjungan tersebut, Bank NTT menyerahkan bantuan berupa masker kesehatan dan uang sebesar Rp25 Juta untuk pembangunan Gedung GMIT Klasis TTU. (*)





Tinggalkan Balasan