Jacob menambahkan, untuk sementara pihaknya berencana membedah 25 unit rumah. Tetapi tidak menutup kemungkinan, jumlah tersebut akan bertambah.
“Hari ini kita mulai dengan rumah pertama. Ini akan berlanjut terus. Kita sudah survey rumah berikutnya yang akan kita bedah, khususnya di Kota Kupang,” jelasnya.
Konsultan Teknik, Tim Gerak Cepat Seroja Kota Kupang, Mundus Mega mengatakan, biaya yang dikeluarkan per rumah adalah Rp25 Juta.
“Tetapi tergantung jenis kerusakan di masing-masing rumah. Jumlahnya bisa bertambah kalau rumahnya rusak parah,” jelas Mundus.
Ketua Relawan Pemuda, Jhony Lobo menyampaikan, pihaknya menyiapkan sekitar 17 pemuda di Kota Kupang untuk trut serta ambil bagian dalam aksi sosial bedah rumah tersebut.
“Kami relawan kurang lebih sekitar 17 orang yang terlibat untuk membedah rumah ini. Kami merasa peduli untuk memberikan kasih yang iklas kepada saudara-saudari kami yang terdmpak seroja,” ucapnya.
Senada, Jimy Adrianus selaku relawan yang terlibat dalam aksi bedah rumah meminta dukungan dari semua pihak agar Tim Gerak Cepat Seroja bisa membantu warga Kota Kupang.





Tinggalkan Balasan