Pantauan media, peserta yang hadir dibatasi, namun mereka sangat antusias karena kegiatan dimaksud bertabur door prize dari para sponsor.
Peserta yang hadir berjumlah 60 orang dari berbagai sekolah seperti SMK Pariwisata, mahasiswa PNK, Undana, Muhammadiyah, dan beberapa komunitas lainnya.
Kegiatan talkshow ditutup dengan parade peragaan busana oleh mahasiswa Muhammadiyah Kupang, yang menampilkan design outfit tenun ikat designer muda Beta NTT, Atiq Sakka, dan Sandra Lola, sambil diiringi alunan musik tradisional Sasando oleh Djitron Pah.
Untuk diketahui, peserta yang hadir berbalut outfit tenun ikat tampak antusias saat mengikuti talkshow, meski kegiatan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.
Narasumber yang dihadirkan juga bervariasi dan memiliki latar belakang yang berbeda sebagai pelaku pariwisata. Seperti, Yayang Sutomo yang menyampaikan materi tentang Pramuwisata dan Tantangannya.
Kemudian, Atiq Sakka menyampaikan materi tentang Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya, Sandra Lola terkait UMKM-Pemberdayaan Disabilitas, dan Rivani Bistolen soal Promosi Pariwisata via Media Sosial. Sedangkan yang bertindak sebagai host adalah dr. Lala dari Koe Podcast. (*)





Tinggalkan Balasan