“Bersama dengan OJK, kita akan sampaikan kepada masyarakat tentang pentingnya berasuransi atau menyisikan dananya, sehingga jika terjadi bencana, bisa diatasi melalui dana asuransi,” tutupnya.

Sementara Ketua Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) NTT, Harry Alexander Riwu Kaho mengapresiasi bantuan yang diserahkan oleh Jasa Raharja.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan emergency respond dari semua pihak yang merasa senasib dan sepenanggungan, dalam bencana yang melanda masyarakat NTT.

“Ini merupakan bentuk komitmen dari FKLJK untuk menyampaikan kepada masyarakat, pemerintah, dan segenap komponen yang ada, bahwa kita tidak berjalan sendiri. Tetapi saling membantu, menopang, dan menolong,” terang Riwu Kaho kepada awak media.

Direktur Utama Bank NTT ini menjelaskan, pihaknya juga akan menyampaikan secara langsung kepada pemerintah Provinsi NTT, untuk dapat menyalurkan bantuan tersebut ke sejumlah daerah di NTT yang terdampak badai seroja.

“Itulah langkah-langlah yang dilakukan oleh FKLJK. Kiranya Tuhan memberkati kerja dan usaha kita,” pungkas Riwu Kaho.

Untuk diketahui, saat ini bantuan yang disalurkan melalui rekening Bank NTT Peduli korban badai seroja NTT sudah mencapai lebih dari Rp1,3 Miliar.

Bantuan yang sudah terhimpun tersebut, rencananya akan disalurkan kepada korban badai siklon tropis seroja dalam waktu dekat.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Kepatuhan Bank NTT Hilarius Minggu, Kepala Unit Keuangan, Akuntansi dan PKBL Krisnoadi Kusumo Nugroho, Staf admin Tk.I bidang Keuangan, Akuntansi dan PKBL Bayu Bagus Pramono, dan Kepala Divisi Rencorsec Bank NTT, Endry Wardono.*