Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) yang diturunkan empat persen ini akan berlaku efektif mulai Maret 2021 dan simultan bagi pelaku usaha maupun masyarakat dalam mendukung usahanya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, Paulus Stefen Messakh mengatakan, dengan penurunan SBDK ini, masyarakat akan terdorong untuk meminjam baik untuk untuk kegiatan konsumsi maupun usaha.
“Diharapkan daya beli masyarakat menjadi pulih lagi dan sektor-sektor ekonomi dapat pulih dari kelesuan di saat pandemi ini,” ujar Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, Stefen Messak.
Bank NTT juga berharap agar masyarakat NTT tetap aktif dalam geliat perekonomian dan tetap menaruh kepercayaan setelah diluncurkan suku bunga kredit yang baru.
Adapun produk bank yang dapat dimanfatkan oleh nasabah atau calon nasabah:
Pertama, Deposito bersifat breakable dapat dicairkan sewaktu-waktu dengan bunga kompetitif.
Kedua, Kredit dengan sumber pembiayaan dari Dana Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB – UMKM) Jenis Kredit.





Tinggalkan Balasan