Ende, KN – Pandemi Covid-19 yang sedang meningkat, merusak berbagai aspek kehidupan manusia termasuk dunia hiburan.
Pembatasan aktivitas sosial masyarakat karena Covid-19, membuat sebagian besar pegiat seni di Kota Ende merasa kesulitan.
Penyanyi sekaligus pianis terkenal di Kota Ende, Franco Loba mengaku, saat ini pihaknya sulit mendapatkan pekerjaan menyanyi, karena tidak ada lagi pesta atau hajatan yang digelar oleh masyarakat.
Ia meminta pemerintah untuk kembali memberikan ijin pesta atau hiburan, agar para pegiat seni di Kabupaten Ende bisa kembali bekerja mencari nafkah.
“Saya atas nama seniman Kabupaten Ende, memohon kepada pemerintah untuk memberikan ijin hajatan atau hiburan, sehingga kami bisa menyambung hidup,” ungkap Franco kepada Koranntt.com, Sabtu 26 Februari 2021.
Berikut isi Surat Terbuka tersebut:
Baca selanjutnya
Surat Terbuka
SURAT TERBUKA
Kepada,
Yth. Bpk. Presiden RI
Yth. Bpk. Gubernur
Yth. Bpk. Kepala Daerah (Wali kota & Bupati)
Yth. Bpk. Pimpinan Instansi Terkait.
Dengan hormat,
1. Seniman adalah sekumpulan rakyat kecil yang memiliki ketrampilan, kreatif dan menggunakan keahlianya untuk mencari nafkah.
2. Meski kecil, kami mandiri dan tidak merepotkan pihak lain maupun pemerintah.
3. Dalam profesi kami banyak keluarga, yang mengantungkan hidup dari seni (Musisi, Karawitan, Saund sistym, tukang rias, juru foto, shoting, bahkan tukang tratak).
4. Selama masa PPKM, menjalani dengan taat, dan tidak melaksanakan hajatan, hiburan, meskipun berat bagi kehidupan keluarga kami karena tidak memperoleh penghasilan.
5. Saat ini dengan pemberlakuan pelarangan hajatan, hiburan, sudah mempengaruhi penurunan perekonomian kami.
Untuk itu kami memohon:
Berikan ijin untuk membuka acara hajatan, hiburan kembali, agar kami dapat melanjutkan hidup dan menghidupkan perekonomian keluarga kami.
Salam hormat,
Seniman
Untuk diketahui, data yang dihimpun dari Satgas Covid-19 NTT per Sabtu 27 Februari 2021, jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Ende adalah 361. Sementara 51 sampel lainnya masih antri untuk diperiksa di laboratorium PCR.*





Tinggalkan Balasan