Kondisi saat ini sisa 5 ruangan belajar pasca robohnya salah satu bangunan gedung dimaksud. Sedangkan kebutuhan mesti tersedia enam ruangan belajar untuk enam Rombel di SDI Wae Waru.

Usai berdialog dengan Kepala Sekolah dan para guru, di lokasi bangunan gedung yang ambruk itu, Wabup Matim, langsung menginstruksikan Kadis PPO Matim untuk segera mengambil langkah antisipasi demi menjawab kebutuhan fasilitas KBM siswa siswi SDI Wae Waru.

Kadis PPO Matim, Basilius Teto, saat hadir di SDI Wae Waru menyatakan, pihaknya siap membangun satu unit gedung baru di SDI Wae Waru. Menurut Basilius, bangunan satu unit gedung baru untuk SDI Wae Waru itu nanti akan dianggarkan pada perubahan APBD 2021 atau APBD Induk tahun 2022.

Tak hanya itu Agus juga mmengatakan bahwa usai kunjungan ke lokasi sekolah tersebut, Wabup bertolak mengunjungi Kantor Camat Lamba Leda Utara.

“Usai di SDI Wae Waru, perjalanan kunjungan kerja Wakil Bupati Matim terus menuju pantai utara wilayah Manggarai Timur, tepatnya menuju Kantor Kecamatan Lamba Leda Utara di Dampek, Desa Satar Padut. Seperti diketahui, Kecamatan Lamba Leda Utara adalah Kecamatan yang baru di mekar pada tahun 2020 lalu. Untuk pertama kalinya Wakil Bupati Matim berkunjung dan memantau langsung pelayanan administrasi Pemerintah Kecamatan Lamba Leda Utara di Dampek, Desa Satar Padut,” katanya.