Ia berharap agar Dinas Perhubungan UPTD Wilayah 2 Kabupaten Belu, bisa memperhatikan dan menghargai jasa mereka yang selama ini bekerja keras mengejar target PAD.
“Kami tidak perlu lagi masuk kantor seperti itu. Tetapi kami harap jasa kami dihargai. Mau kasih keluar juga intinya hak kami harus dipenuhi. Karena kami merasa diperalat dan diperdaya oleh pemerintah,” ungkapnya. (EK/AB/KN)
Halaman







Tinggalkan Balasan