Gubernur juga mengusulkan mekanisme kerja baru berupa pertemuan rutin bulanan antara pengurus Bank NTT dengan para kepala daerah untuk memetakan kebutuhan pembiayaan dan potensi ekonomi lokal.
Selain itu, perkuatan kejahatan siber (cyber crime), sistem keamanan digital, serta penegakan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel menjadi catatan kritis yang wajib dipenuhi perseroan.
Secara khusus, Gubernur menyampaikan pesan strategis kepada Komisaris Independen yang baru dilantik agar menjalankan fungsi pengawasan secara berintegritas.
“Kepada Ibu Flory Rita Wuisan, saya berharap amanah sebagai Komisaris Independen dijalankan secara objektif, profesional, dan independen, dengan pengawasan yang kuat demi kepentingan bank dan masyarakat. Mari kita perkuat Bank NTT agar semakin terpercaya, berdaya saing, dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat UMKM, serta mewujudkan NTT yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur Melki Laka Lena. (agn)







Tinggalkan Balasan