KUPANG, KN — Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026 di Kota Kupang diwarnai dengan ruang diskusi publik yang konstruktif antara pemerintah daerah, legislatif, dan mahasiswa.
Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nusa Cendana sukses menggelar perhelatan tahunan Sociospectacle 2026 di halaman kampus FISIP Undana pada Rabu (21/10/2026).
Atmosfer acara berlangsung komunikatif dan sarat dengan pencerahan ilmu pengetahuan. panggung utama berlatar spanduk hitam Sociospectacle 2026 menjadi arena bedah kebijakan publik.
Wakil Dekan II FISIP Undana, Dr. Yeheskial A. Roen, S.Si., M.Si., menjelaskan bahwa Sociospectacle diselenggarakan bukan sekadar sebagai panggung ekspresi seni, melainkan medium penyampaian gagasan dan nalar kritis mahasiswa Sosiologi dalam merespons dinamika sosial daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Didik Apriawan melaporkan bahwa agenda ini dirancang khusus menyambut Sumpah Pemuda 28 Oktober guna menggembleng kepekaan mahasiswa terhadap isu ekonomi, identitas, dan moral.
Dalam forum tersebut, Pemkot Kupang melalui Sekretaris Daerah Jeffry Edward Pelt, S.H., membeberkan berbagai langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons isu-isu strategis warga.
Di sektor ekonomi, Pemkot Kupang konsisten menggelar operasi pasar murah, mendampingi legitimasi usaha UMKM, serta mempromosikan festival budaya kelurahan demi menggerakkan roda ekonomi bawah.
Sementara di bidang kesehatan sosial, kolaborasi bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), Karang Taruna, dan institusi Kepolisian/BNN terus ditingkatkan.
Mewakili legislatif, Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Riwu Kaho, S.H., turut memberikan masukan agar ide-ide ilmiah dari kampus dapat ditransformasikan menjadi masukan kebijakan publik daerah.
Pemerintah Kota Kupang berharap sinergi berkelanjutan bersama Universitas Nusa Cendana ini dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, kritis, berkarakter, serta siap berkontribusi nyata bagi kemajuan Kota Kupang. (agn)







Tinggalkan Balasan