Menurut laporan tersebut, dana komite pada 2025 dan 2026 disebut difokuskan untuk membayar gaji guru honorer.
Para guru kemudian membuat perhitungan berdasarkan jumlah siswa dan besaran iuran.
Pada 2025, jumlah siswa disebut sebanyak 338 orang dengan iuran Rp50 ribu per siswa per bulan. Jika seluruh siswa membayar, maka penerimaan setahun diperkirakan mencapai Rp202,8 juta.
Sementara kebutuhan gaji enam guru honorer dengan besaran Rp1,2 juta per bulan mencapai Rp86,4 juta setahun.
Untuk 2026, jumlah siswa disebut sebanyak 326 orang. Dengan iuran Rp50 ribu per siswa selama Januari-Juni, penerimaan diperkirakan Rp97,8 juta.
Sementara kebutuhan gaji 11 guru honorer pada periode tersebut sekitar Rp79,2 juta.
Perhitungan tersebut menjadi dasar para guru mempertanyakan alasan tunggakan gaji, sekaligus meminta transparansi mengenai kondisi keuangan komite.
Persoalkan Pemotongan Gaji
Menurut para guru, panggal 8 Agustus 2026, telah terjadi dugaan rekayasa rapat orang tua untuk taktik cuci tangan. Saat itu, Kepala Sekolah Jevri Y.C. Bolla, S.Pd.,M.Si.,MBA dan Bendahara Komite Jeni F. Raja Lado, S.Pd serta Mantan Ketua Komite yang masa aktifnya sudah habis sejak tahun 2023 Donserse Nara Lulu menggelar rapat bersama perwakilan orang tua siswa kelas X dan XI.
Kepsek menjelaskan bahwa uang osis komite berubah menjadi Iuran Pembinaan Pendidikan (IPP)/iuran komite sesuai Peraturan Gubernur NTT.
Kepala sekolah mengusulkan penurunan uang osis komite dari 50.000 menjadi Rp 25.000 per bulan. Kebijakan ini diduga dijadikan tameng hukum dan dalih Kepala Sekolah untuk memangkas nominal gaji guru honorer secara sepihak dari gaji semula Rp 1.200.000 juta menjadi Rp 600.000 per bulan, seolah-olah hal tersebut adalah kehendak murni dari orang tua murid.
Padahal sejauh ini orang tua murid tidak pernah komplain dengan nominal uang osis komite. Selain itu juga, Keputusan tersebut di anggap sebagai cara kepala sekolah mengintimidasi guru honor karena berani menyuarakan masalah ini yang mengakibatkan menurunnya penghasilan guru honor.









Tinggalkan Balasan