KUPANG, KN — Langkah strategis pengembangan potensi generasi muda terus dipacu Pemerintah Kota Kupang melalui penguatan sektor kepramukaan.
Suasana khidmat dan penuh keakraban mewarnai perhelatan penerimaan Kontingen Jambore Daerah X dan Jambore Nasional XII Kwarcab Kota Kupang di Hotel Kristal, Selasa (1/9/2026) malam.
Acara ini dihadiri oleh jajaran kepengurusan Kwarcab, Mabigus, para pelatih, pimpinan perangkat daerah, serta para orang tua peserta yang duduk rapi di meja-meja bundar berbalut taplak biru.
Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo yang didampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, S.STP., M.Si., menegaskan komitmen pemerintah dalam mendanai aktivitas kepemudaan secara terukur.
Pada tahun anggaran 2026, Pemkot Kupang mengalokasikan dana hibah sebesar Rp400 juta untuk mendukung pembinaan Pramuka.
Anggaran tersebut didistribusikan sebesar Rp150 juta untuk agenda Jambore Daerah, Rp150 juta untuk Jambore Nasional, serta Rp100 juta guna mendukung operasional rutin Kwarcab Kota Kupang.
Tak berhenti pada dukungan kegiatan tahunan, Pemkot Kupang juga memaparkan rencana jangka panjang pengelolaan infrastruktur luar ruang.
Pada tahun 2027 mendatang, kawasan Bumi Perkemahan (Buper) Fatubena ditargetkan mengalami pembenahan total agar lebih representatif dan berdaya guna.
Penataan mencakup perbaikan pelataran perkemahan hingga penyediaan fasilitas dasar berupa akses air bersih, toilet yang layak, serta pagar pengaman kawasan.
Ketua Kwarcab Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan penuh dari wali kota yang dinilai memberi energi positif bagi pengurus dan pembina.
Menurutnya, pembenahan Buper Fatubena kelak tidak hanya menunjang kegiatan kepramukaan, tetapi juga berpotensi dikelola secara produktif guna memberikan nilai tambah ekonomi dan menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan bahwa investasi pada kegiatan kepramukaan merupakan investasi pembentukan mental dan karakter anak bangsa agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.









Tinggalkan Balasan