KUPANG, KN — Rangkaian dukungan kepedulian bagi korban bencana di Pulau Flores terus mengalir.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti ruang rapat Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) saat berlangsung penyerahan bantuan kemanusiaan dari PT Freeport Indonesia (PTFI) pada Selasa (1/9).
Di tengah ruangan berlatar baliho besar lanskap keindahan alam NTT, jajaran manajemen PTFI bertemu langsung dengan jajaran Pemerintah Provinsi NTT serta perwakilan lembaga kemanusiaan.
Penyerahan bantuan secara simbolis tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pejabat daerah dan pimpinan perusahaan.
Total dukungan kemanusiaan yang disalurkan PT Freeport Indonesia mencapai Rp2,5 miliar.
Bantuan ini tidak hanya berwujud logistik barang, tetapi juga menerjunkan langsung tim medis dan sukarelawan ke lapangan sejak 22 Agustus.
Dalam penyampaiannya, dukungan yang diberikan jajaran dunia usaha dan elemen masyarakat dinilai menjadi pilar penting untuk menjaga optimisme masyarakat yang terdampak musibah.
“Bencana bisa merobohkan rumah. Tapi jangan sampai ia merobohkan harapan,” ungkap Melki Laka Lena menegaskan pentingnya solidaritas di tengah duka masyarakat Flores.
Komitmen PTFI dilaporkan telah diwujudkan lewat kerja nyata tim medis, paramedis, dan personel rescuer yang menjangkau lokasi bencana.
Hingga saat ini, tercatat hampir 500 warga terdampak telah mendapatkan penanganan medis langsung dari tim penanggulangan bencana perusahaan.
Selain penanganan kesehatan darurat, PTFI berkolaborasi dengan Human Initiative, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Dana Kemanusiaan Kompas untuk menyalurkan berbagai kebutuhan dasar.
Cakupan bantuan meliputi penyediaan logistik pangan, fasilitas sanitasi, pendirian sekolah darurat, hingga pembangunan hunian sementara (huntara) guna membantu warga kembali menata kehidupan sehari-hari.
“Bagi saya, inilah wajah Indonesia yang sesungguhnya. Ketika satu daerah sedang berduka, daerah lain datang menguatkan,” tuturnya seraya mengapresiasi jajaran PTFI di bawah pimpinan Tony Wenas beserta seluruh mitra kemanusiaan yang terus mendampingi proses pemulihan Flores.









Tinggalkan Balasan