Flores, KN– Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong para alumni James Cook University (JCU) di Indonesia untuk bergerak bersama melalui JCU Alumni Indonesia Peduli.
Gerakan solidaritas tersebut menghimpun dukungan dari para alumni, masyarakat, komunitas, serta berbagai jejaring yang memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah terdampak. Bantuan yang terkumpul kemudian diwujudkan dalam berbagai kebutuhan kemanusiaan dan disalurkan ke sejumlah wilayah di NTT.

Penggalangan donasi yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini tidak hanya membuka kesempatan untuk memberikan bantuan dalam bentuk dana. Sejak awal, JCU Alumni Indonesia Peduli juga mendorong partisipasi dalam berbagai bentuk, mulai dari barang, tenaga, informasi, jejaring, koordinasi, hingga dukungan profesional sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Semangat tersebut berangkat dari keyakinan bahwa kontribusi kemanusiaan tidak selalu diukur dari besarnya dana yang diberikan. Waktu, tenaga, keahlian, jejaring, serta kesediaan untuk menghubungkan bantuan dengan masyarakat yang membutuhkan juga menjadi bagian penting dari sebuah gerakan solidaritas.
Bantuan JCU Alumni Indonesia Peduli disalurkan kepada masyarakat terdampak di Mbay, Kabupaten Nagekeo; Reo, Kabupaten Manggarai; Kabupaten Borong, Manggarai Timur dan Kabupaten Ende. Jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Bantuan tersebut antara lain berupa kebutuhan pokok, perlengkapan untuk tempat tinggal sementara, selimut, serta dukungan psikologis bagi masyarakat terdampak.
Proses penyaluran dilakukan dengan memanfaatkan jejaring yang berada atau memiliki akses langsung ke wilayah terdampak. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan bantuan diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Khusus di Ende dan Kabupaten Borong, Manggarai Timur, dukungan juga mencakup bantuan psikologis yang dilakukan bersama jejaring Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).









Tinggalkan Balasan