MBAY, KN — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) NTT Rudi Darmoko bertolak menuju Kabupaten Nagekeo pada Rabu (26/8/2026). 

Perjalanan udara ini ditempuh dari Labuan Bajo menuju markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Kabupaten Nagekeo.

Suasana di area landasan penerbangan memperlihatkan kesiapsiagaan jajaran petinggi daerah. 

Berdiri di rerumputan terbuka dengan latar perbukitan Flores dan bilah baling-baling helikopter yang siap lepas landas, Gubernur Melki Laka Lena yang mengenakan kemeja putih dan peci hitam berkoordinasi langsung dengan Kapolda NTT serta jajaran TNI. 

Sementara itu, di area permukiman dan titik singgah warga, antusiasme masyarakat tampak memuncak. 

Puluhan warga berdesakan mendekati rombongan pejabat daerah untuk menyapa, mengabadikan momen dengan ponsel pintar, serta menyampaikan aspirasi secara langsung di tengah pengawalan ketat aparat keamanan.

Rombongan pimpinan daerah ini menerima kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendarat di Nagekeo pada hari yang sama. 

Kunjungan Kepala Negara tersebut menjadi agenda krusial untuk meninjau secara langsung penanganan serta kondisi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores.

Selama peninjauan, Presiden Prabowo diagendakan menyisir sejumlah titik pengungsian dan lokasi terdampak, berdialog dengan warga, serta mengevaluasi efektivitas distribusi bantuan dan tanggap darurat di lapangan.

Menjelang kedatangan Presiden, Gubernur NTT menegaskan komitmen seluruh jajaran daerah dalam memastikan penanganan bencana berjalan optimal.

“Pemerintah Provinsi NTT bersama jajaran TNI, Polri, pemerintah kabupaten, serta seluruh unsur terkait terus memperkuat koordinasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dan proses penanganan bencana berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran,” kata Melki Laka Lena.

Melalui sinergi ketat antara pemerintah pusat, TNI-Polri, dan pemerintah daerah, langkah penanganan pascagempa Flores ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan fisik maupun moril seluruh penyintas bencana di Kabupaten Nagekeo. (agn)