Kupang, KN – Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Flores. Melalui struktur partai di daerah, Demokrat telah membentuk posko bantuan di enam wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende dan Sikka.

Ketua DPD I Partai Demokrat NTT, Leonardus Lelo, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat partai terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan setelah bencana.

Menurut Leonardus, sejumlah posko yang telah dibentuk bahkan sudah mulai menyalurkan bantuan secara langsung ke lokasi pengungsian.

“Partai Demokrat peduli dan konsisten untuk membantu dan memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat sesuai apa yang dimiliki oleh seluruh pengurus dan kader, baik yang ada di DPR RI, DPRD provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Leonardus, Minggu (16/8/2026).

Ia menjelaskan, gerakan bantuan tidak hanya melibatkan kader Demokrat yang duduk di lembaga legislatif. Seluruh pengurus dan kader yang berada di berbagai wilayah, juga didorong untuk ikut mengambil bagian dalam membantu korban bencana.

Terkait penanganan gempa Flores, Leonardus menegaskan, Demokrat memprioritaskan bantuan yang bersifat darurat dan mendesak, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

“Demokrat pasti memberikan bantuan yang sifatnya emergensi atau mendesak. Kalau urusan yang lain, itu urusan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten yang terkena dampak. Tidak terlepas bantuan dari daerah lain yang bersolidaritas untuk gempa bumi di Flores,” ujarnya.

Leonardus mengatakan, DPD Demokrat NTT juga telah membuka ruang bagi bantuan dari berbagai pihak, termasuk pengurus dan kader Demokrat dari seluruh Indonesia. Langkah serupa dilakukan DPP Demokrat dengan membuka posko bantuan untuk menghimpun dukungan bagi masyarakat terdampak.

Di tingkat daerah, posko bantuan telah diarahkan untuk aktif di Nagekeo, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende dan Sikka. Posko tersebut dibentuk dan digerakkan oleh kader serta pengurus Demokrat di masing-masing wilayah.