SOKSI merupakan salah satu dari tiga Kelompok Induk Organisasi (KINO) bersama KOSGORO dan MKGR yang menjadi fondasi berdirinya Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar). Dari perkembangan tersebut, kemudian lahir Partai Golkar yang menjadi kekuatan politik dominan pada era Orde Baru.

Menurutnya, hingga kini SOKSI tetap mempertahankan peran sebagai organisasi kader dengan menanamkan nilai patriotisme, profesionalisme, dan loyalitas terhadap negara serta konstitusi.

“Di bawah kepemimpinan Mukhamad Misbakhun, SOKSI terus melakukan konsolidasi nasional untuk memperkuat posisi sebagai pilar historis dan penopang politik Partai Golkar,” ujarnya.

Dalam pembekalan tersebut, mahasiswa Ilmu Politik Undana juga diajak memahami pentingnya mempelajari SOKSI sebagai bagian dari dinamika politik Indonesia.

Menurut Laurens, SOKSI menjadi contoh bagaimana organisasi kemasyarakatan dapat bertransformasi menjadi kekuatan politik, sekaligus menggambarkan relasi antara militer, sipil, dan partai politik dalam sejarah Indonesia modern.