Sekretaris DPD I Partai Golkar NTT sekaligus Ketua Rumah Perempuan Kupang, Libby Sinlaeloe, mengatakan kasus TPPO di NTT masih tergolong tinggi. Menurutnya, NTT dikenal sebagai salah satu kantong Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Saat ini pemerintah sedang membahas undang-undang baru tentang TPPO. Mungkin sebagian sudah tahu, tetapi belum memahami secara baik. Apalagi ada perubahan-perubahan dalam KUHP. Kita perlu memahami dengan baik TPPO dan perubahan KUHP itu sendiri,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Umbu Rudi Kabunang yang telah melaksanakan kegiatan tersebut dan berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan hingga selesai agar memahami materi yang disampaikan para narasumber.

Jurnalis senior Harian Kompas, Frans Sarong, turut memberikan pandangan dalam kegiatan tersebut. Ia mengisahkan pengalamannya bersama Natalius Pigai dan Melki Laka Lena saat berkeliling daerah.

“Satu hal yang saya lihat, beliau rendah hati dan peka terhadap persoalan daerah. Ketika saya bertamu ke rumah beliau di Jakarta, tidak ada satpam dan tidak terlihat mobil dinas. Makanannya pun sederhana. Itu contoh kesederhanaan,” ungkapnya.