Kupang, KN– Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2022–2026, Fransisco Bernando Bessi, kembali mencalonkan diri sebagai Ketua Pengprov TI NTT untuk periode 2026–2030.
Pencalonan Fransisco mendapat respons positif dari sejumlah pengurus Taekwondo di kabupaten/kota se-NTT. Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap kepemimpinan dan komitmennya dalam membangun serta memajukan olahraga taekwondo di daerah.
Ketua Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia Manggarai Barat, Sardi Jeramat, menyampaikan apresiasinya atas niat Fransisco untuk kembali memimpin Pengprov TI NTT.
“Kami mengapresiasi niat baik Ketua Pengprov yang kembali mencalonkan diri. Ini menunjukkan komitmen dan kepedulian terhadap organisasi. Namun demikian, kami berharap proses pemilihan dapat berjalan secara terbuka, jujur, dan demokratis, dengan tetap memperhatikan rekam jejak, capaian, serta visi ke depan demi kemajuan Taekwondo Indonesia NTT,” ujar Sardi, Rabu (14/1/2026).
Dukungan lain datang dari Ketua Pengkab TI Malaka, Nelson Afonso Da Cruz. Menurutnya, di tangan Fransisco Bernando Bessi, Taekwondo NTT mengalami peningkatan yang pesat baik dari sisi prestasi maupun kapasitas wasit dan pelatih.
“Pengkab TI Malaka 100 persen suara dukung Fransisco Bernando Bessi untuk jadi Ketua Pengprov TI NTT periode 2026-2030,” ujarnya.
Di sisi lain, Pengkab Taekwondo Indonesia Manggarai Barat juga terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan atlet.
Sebanyak 15 atlet taekwondo Manggarai Barat dikirim untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Battle of Maestro Championship 2026 yang digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
Dari jumlah tersebut, 13 atlet turun pada kategori Kyorugi Prestasi dan 2 atlet pada kategori Poomsae Prestasi. Keikutsertaan dalam kejuaraan nasional ini bertujuan untuk menambah jam terbang atlet, mengasah mental bertanding, serta memberikan pengalaman berharga dalam menghadapi persaingan di level nasional.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi kemampuan atlet dalam menghadapi kompetisi yang lebih kompetitif. Kami berharap para atlet dapat meraih hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah,” tambahnya.
Dalam kejuaraan tersebut, Pengkab TI Manggarai Barat menargetkan raihan lima medali emas sebagai bentuk motivasi dan penyemangat bagi seluruh atlet yang bertanding. (*)

