Kupang, KN – Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memandang Turnamen Umbu Rudi Kabunang (URK) Cup I sebagai ajang seleksi bagi atlet muda potensial menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, yang akan digelar di NTT dan NTB.
Ketua Umum PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, menyampaikan dukungan penuh atas penyelenggaraan turnamen regional ini, yang dijadwalkan berlangsung di daratan Sumba pada Maret 2026. Menurutnya, URK Cup merupakan kelanjutan dari euforia Ben Mboi Memorial Cup, sekaligus pemanasan menuju PON 2028.
“Setelah gegap-gempita Ben Mboi Memorial Cup, Umbu Rudi Kabunang langsung menggebrak dengan turnamen regional. Ini pemanasan istimewa menyongsong PON 2028 yang akan digelar di NTT dan NTB,” ujar Winston di Kupang, Rabu (7/1/2026).
Anggota DPRD NTT dari Partai Demokrat ini menekankan bahwa turnamen ini dirancang khusus untuk membina atlet muda, terutama yang berusia di bawah 21 tahun, sehingga pada PON 2028 mereka masih berada di usia produktif di bawah 25 tahun. Skema ini dinilai penting untuk menyiapkan regenerasi atlet voli yang matang dan kompetitif.
Keberhasilan tim voli Sumba Timur sebagai runner-up pada Ben Mboi Memorial Cup menjadi bukti nyata potensi atlet voli dari tanah Humba. “Kemenangan itu membuktikan bahwa Sumba punya atlet-atlet hebat yang mampu berkontribusi untuk voli provinsi maupun nasional,” kata Winston.
Turnamen URK Cup I sendiri digagas oleh anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil NTT II, Dr. Umbu Rudi Kabunang, sebagai respons terhadap prestasi tim voli putra Sumba Timur dan aspirasi atlet serta pengurus PBVSI Kabupaten Sumba Timur.
“Prestasi mereka menjadi pemantik semangat. Turnamen ini juga menjawab harapan atlet muda dan pengurus PBVSI agar ada kompetisi berskala regional di daratan Sumba. URK Cup menjadi ruang pembinaan sekaligus seleksi bibit-bibit atlet potensial,” ujar Umbu Rudi, Selasa (6/1/2026).
Turnamen ini mempertandingkan dua kategori, yaitu antar SMA/SMK putra dan antarklub putra, dengan kuota enam tim klub, terbagi tiga tim U-23 dan tiga tim senior. Biaya pendaftaran setiap tim sebesar Rp 300.000 dan uang jaminan Rp 200.000. Total hadiah yang disediakan mencapai puluhan juta rupiah.
Umbu Rudi berharap URK Cup menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menumbuhkan atlet berprestasi, tetapi juga membangun atmosfer kompetisi sehat di kalangan pelajar dan klub lokal. “Voli bukan sekadar pertandingan, tetapi juga jalan membentuk karakter, disiplin, dan kebanggaan daerah,” tuturnya.
PBVSI NTT menyatakan kesiapannya untuk mendukung teknis penyelenggaraan, termasuk menyediakan wasit nasional atau dukungan lainnya. Dengan dukungan ini, diharapkan turnamen dapat menjadi pijakan strategis dalam menyiapkan atlet muda NTT menghadapi PON 2028. (ek/ab)

