Kupang, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena benar-benar menepati janjinya, untuk menempatkan orang-orang profesional di tubuh kepengurusan Bank NTT.
RUPS Tahunan dan RUPS LB pada Rabu (14/5/2025) menjadi pembuktian komitmen eks Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu. Ia tidak sekadar memikirkan pergantian pengurus, tapi komposisi pengurus yang dipilih benar-benar berasal dari kalangan profesional perbankan.
Sebut saja, calon Komisaris Utama Stefanus Donny Heatubun. Bankir ini pernak menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT. Pria yang menghabiskan karirnya di Bank Indonesia itu pernah menjabat sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat. Sebelumnya, Heatubun adalah Analisis Senior di Divisi Pengembangan dan Pengaturan Pasar Uang Rupiah Bank Indonesia.
Selain Heatubun, Gubernur NTT Melki Laka Lena bersama para pemegang saham Bank NTT juga memutuskan nama Charlie Paulus untuk dicalonkan menjadi Direktur Utama Bank NTT. Nama Charlie pun sudah diprediksi banyak pihak untuk dicalonkan guna mengisi salah satu posisi direksi di Bank NTT.
Pria asal Maumere, Flores itu merupakan eks presiden direktur PT Bank Index Selindo. Di tangan Charlie Paulus, PT. Bank Index berhasil go public dan meraih sejumlah penghargaan.
Di posisi calon direksi dan komisaris, ada sejumlah nama yang berasal dari internal Bank NTT yang dikenal profesional, selama berkarir di Bank NTT. Nama-nama seperti Plt Dirut Bank NTT Yohanis Landu Praing, Aloysius Geong, serta Rahmat Saleh Bobby, dikenal punya kapasitas dan integritas untuk menduduki posisi direksi Bank NTT.
“Tak ada politisi. Tak ada bekas birokrat. Yang kami tunjuk hari ini adalah ekonom tulen, orang-orang yang mengerti denyut industri keuangan dan punya rekam jejak di dunia perbankan,” ujar Gubernur Melki Laka Lena tegas dalam konferensi pers usai RUPS Bank NTT.
Keputusan Gubernur Melki bersama para pemegang saham ini sekaligus meruntuhkan pola lama, yang sering dipakai oleh kepala daerah untuk menitipkan tim sukses ke dalam struktur pengurus Bank NTT.







Tinggalkan Balasan